Google Yahoo Msn

Solusi ekonomi dengan beternak lovebird

Di poskan oleh Info yasha Pada hari Selasa, 22 Agustus 2017 | Agustus 22, 2017


Lovebird adalah burung yang sangat di sukai banyak orang dan paling mudah untuk di ternak dari sekian banyak burung yang ada. banyak para penangkar yang beralih untuk beternak burung lovebird selain burungnya unik, lovebird lebih mudah untu di jodohkan , lebih mudah untuk perawatan, pemberian pakan juga tidak ribet, cukup dengan milet,kwaci,jagung muda dan kangkung.
Agustus 22, 2017 | 1 comments | Read More

Mencoba ternak murah batu poligami

Di poskan oleh Info yasha Pada hari Selasa, 04 Juli 2017 | Juli 04, 2017

Muria batu adalah burung yang pintar dan banyak sekali di indonesia yang mengembang biakan dengan cara di ternak, saya pun mencoba ternak beberapa pasang. Dengan harapan bisa berkembang.

Dalam artikel blog x ini saya mencoba sedikit menyampaikan cara ternak muria batu dengan sistem poligami.

Juli 04, 2017 | 0 comments | Read More

Menempatkan glodok Lovebird

Di poskan oleh Info yasha Pada hari Sabtu, 01 Juli 2017 | Juli 01, 2017

Berternak burung lovebird menyenangkan dan menguntungkan. Dalam postingan x ini saya akan sedikit menjelaskan cara menempatkan glodok atau tempat nelor burung lovebird.

Glodok buat lovebird jenisnya berpareasi dan banyak di jual di kios-kios burung di sekitar kita.

Ada yang bertanya kepada saya cara menempatkan glodok lb. Dia tanya?
Pertanyaan: Glodok baiknya ditempatkan di bawah hingga lb bisa nangkring di atasnya.?!
Atau glodok di simpan diatas mepet  ke atap kandang?!?

Jawaban: kedua nya baik ada manfaat dan madorotnya.

Manfaat glodok di bawah lb bisa nangkring di atas glodok, tidur dan bercinta, tapi lb lambat untuk masuk glodok, lambat untuk produksi dan pastinya buang kotoran di atas glodok, glodok kotor dan sulit untuk di bersihkan

Manfaat glodok di atas mepet ke atap kandang, lb akan cepat masuk glodok,tidur bareng di dalamnya, bercinta dan cepat untuk produksi ,tp lb tidak bisa nangkring di atas glodok , bercinta dan buang kotoran di atas glodok glodok bersih dari kotoran.

Lihat photo

Juli 01, 2017 | 0 comments | Read More

Menambah pengetahuan tentang "Mubahalah"

Di poskan oleh Info yasha Pada hari Jumat, 23 Juni 2017 | Juni 23, 2017



Untuk Menambah pengetahuan tentang "Mubahalah"
Assalamualaikum...
Terkait dgn *Mubahalah* yg dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab kpd para penuduhnya (siapapun itu, institusi atau perorangan) yg ternyata tdk ada satu pihakpun dr para penuduhnya berani menerima tantangannya... maka dlm uraian pendek ini sy coba uraikan apa dan bagaimana Mubahalah itu....
Mubahalah (sumpah saling laknat) tersebut dlm Al Quran surah Ali Imran 61 (silakan di cek) Ayat itu mengisahkan Mubahalah Nabi Muhammad SAW yg ditantangkan kpd kaum Nasrani Najran yg menuduh ajaran Nabi sbg dusta...
Ketika mubahalah hendak dilakukan, Nabi tdk dtg sendiri tetapi mengajak pula kluarganya dgn maksud bhw apabila Nabi mmg berdusta maka azab Allah bukan hanya menimpa dirinya tp jg anggota keluarganya yg lain... Melihat hal demikian, pendeta yg memimpin kaum Nasrani Najran ciut hatinya tdk berani bermubahalah dgn Nabi SAW... Krn jika ternyata Nabi benar maka risikonya adlh azab bagi seluruh Nasrani Najran ......

Mubahalah seyogyanya bukanlah suatu hal yg dianjurkan dlm Islam mengingat risikonya yg sangat berat yaitu umumnya kematian yg menyedihkan bagi pihak yg kalah atau pihak yg terbukti berdusta atau bersumpah palsu namun dlm keadaan tertentu dimana musyawarah atau diskusi sdh tak mungkin lg dilakukan dimana msg2 pihak merasa benar dgn tuduhannya kpd pihak lawannya dan tdk dpt lg dikompromikan, maka mubahalah terpaksa dilakukan.
Sejatinya adlh meminta campur tangan Allah utk menentukan pihak mana yg berdiri di pihak yg benar ...........

Dlm kenyataannya sbg hal yg pernah terjadi, mubahalah mmg bukanlah hal main main ....
Mari kita lihat, pertama *Mirza Ghulam Ahmad* sang pendiri sekaligus nabi nya kaum *Ahmadiyah* mati tdk lama setelah bermubahalah dgn Ulama asal India Syeikh Abul Wafa ...dlm mubahalah mrk Mirza Ghulam bersikukuh bhw Tadzkirah (kitab suci Ahmadiyah) adlh wahyu Allah yg turun kpdnya. Syeikh Abul yg menyatakan bhw Mirza Ghulam berdusta, lalu mrk bermubahalah bhw siapa diantara mrk yg berdusta akan mati krn sakit di perutnya. Kenyataannya, 8 bulan setelah itu, Mirza Ghulam mati krn disentri di kamar mandi rumahnya ....
Kasus kedua, ini ada 2 kasus yg terjadi di Indonesia blm terlalu lama. 

A. Pertama

Mubahalah yg terjadi antara Dr. Joserizal Jurnalis, Koordinator Mer-C (Bulan Sabit Merah Indonesia) dgn Ustadz Fauzan Al Anshari. Fauzan menuduh Joserizal dgn Mer C nya membantu rezim Bashar Al Asaad memerangi kaum Sunni di Suriah. Joserizal menolak tuduhan itu. Mrk bermubahalah... 7 bulan kemudian Fauzan Al Anshari meninggal dunia padahal sebelumnya ia slalu sehat tak pernah terlihat sakit (Silakan search di Google ketik "Fauzan Al Anshari mubahalah) sdgkan Dr. Joserizal hingga kini tetap aktif dgn bulan sabit merah nya di Palestina... 

B. Kedua, 

Mubahalah yg terjadi antara Prof. Amin Djamaludin seorang ulama ahli perbandingan agama dr MUI dgn seorang tokoh Ahmadiyah Syarif R Batuah pd tahun 1989 yg lalu. Mrk bermubahalah ttg hal yg kurang lebih sama dgn yg dilakukan Mirza Ghulam ... tak lama setelah bermubahalah, Syarif Batuah meninggal sdgkan Prof Amin Djamaludin hingga skrg msh sehat wlpun sdh cukup sepuh...
Sbg penutup. Perlu sy ingatkan sekali lagi bhw mubahalah yg ditantangkan Habib Rizieq adalah thd siapa saja penuduhnya atau para pendukung yg ikut menuduhnya melakukan kejahatan pornografi seperti yg sdg di blow up media massa akhir2 ini...

Kita terutama kaum muslimin yg tdk mengerti masalah lebih baik diam.... apalagi tdk punya alat2 bukti jgn termakan rekayasa keji para musuh Islam untuk ikut ikutan menuduhnya pula... agar terhindar dari laknat atau azab Allah krn mubahalah tersebut ...
Biasanya azab Allah krn mubahalah terjadi tdk terlalu lama setelah mubahalah dilakukan ...antara 1 hari hingga 8 bulan sampai 1 tahun sesudahnya
Wallahualam bisshawab....
Juni 23, 2017 | 0 comments | Read More

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *