Google Yahoo Msn

Cara Memilih Anakan Murai Batu

Di poskan oleh Info yasha Pada hari Kamis, 20 April 2017 | April 20, 2017

Burung Murai Batu adalah salah satu jenis burng yang mempunyai kicauan yang sangat merdu, dan juga merupakan salah satu burung yang populer dikalangan pecinta burung dan kicau mania.Tidak heran jenis burung murai batu ini semakin banyak diminati oleh para pecinta burung.

Untuk banyak master kicau mania, yang pasti sudah mengetahui ciri murai batu bakalan yang berkwalitas baik, tetapi untuk beberapa pemula memilih murai batu bakalan yang pasti amat susah. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini saya bakal share dengan anda para penggemar burung pemula, untuk mengetahui dan membedakan anakan murai batu.


Cara Memilih Anakan Murai Batu
Anakan Murai Batu
Sebenarnya burung murai batu yang bagus sejak dari masihlah anakan telah bisa kita simak ciri-cirinya. Dengan memahami tanda-tanda murai batu yang bagus, jadi kita bakalan tidak kecewa di waktu mendatang bila murai batu telah dewasa, karena akan memiliki suara yang bagus dan keras.

Mengetahui Ciri Anak Murai Batu

Saat sebelum kita beli bakalan murai batu, sebaiknya kita melihat terlebih dulu, baik fisik ataupun karakter atau suara pada murai batu anakan supaya kita dapat memperoleh burung murai batu yang berkwalitas bagus atau super nanti, terutama untuk anda yang senang dan hoby mengikuti kontes burung berkicau. ciri anakan murai batu adalah sebagai berikut:

Ukuran badan serta fisik - Anakan burung murai batu anakan yang bagus memiliki bentuk badan yang besar dan panjang. Ketika dewasa burung yang mempunyai ukuran badan besar panjang, bakal terlihat gagah jika mengeluarkan kicauan jadi bisa pengaruhi mental burung lain jika di ikut sertakan dalam kontes burung berkicau.

Kepala - Utk beberapa burung murai batu, bentuk kepalanya agak bulat. Namun untuk burung murai batu yang bagus adalah burung dengan kepala tak bulat, atau berkepala agak gepeng. Kepala yang agak gepeng pada burung murai batu akan menaikkan tampilan dan model ketika berkicau.

Paruh - Paruh murai batu yang bagus yaitu burung dengan paruh yg tidak terlalu tebal tapi panjang. Murai batu yang memiliki paruh seperti ini bakal memiliki suara yang keras, serta tajam.

Kaki - Pastikan anakan murai batu yang berkaki sehat dan tdk memiliki cacat atau luka. Kebanyakan warna kaki murai batu memiliki warna cokelat muda, kemerah-merahan, dan kuning keputihan. Namun untuk warna kaki pada murai batu yang bagus yaitu warna kaki coklat kehitaman. Murai batu yang memiliki warna seperti ini, memiliki mental yang kuat.

Ekor - Ekor pada anakan murai batu sebaiknya panjang, dan janganlah pilih burung yang tercabut ekornya pada saat masih anakan, karena burung bakal jadi trauma hingga bakal mengurangi kelincahan burung dalam berkicau.

Untuk murai batu yang bagus dan nyaring suaranya adalah murai batu yang berkelamin jantan, serta untuk betinanya dapat juga berkicau tetapi tidak sering keluarkan kicauannya dan suaranya lebih kecil. Itulah Sedikit Tips memilih anakan murai batu semoga bermanfaat. Lihat pula cara merawat murai batu hutan agar cepat jinak

Smber: http://www.muraibatu.xyz/2015/12/cara-memilih-anakan-murai-batu.html
April 20, 2017 | 0 comments | Read More

Membedakan Jenis Murai Batu Jantan Dan Betina

Membedakan Jenis Murai Batu Jantan Dan Betina - Selamat datang pembaca, kesempatan ini kami akan memberi info mengenai langkah membedakan jenis atau ciri ciri burung murai batu jantan dan betina, karena kita semua paham bila burung murai batu merupakan satu diantara burung idola untuk lomba atau kontes.


Membedakan Jenis Murai Batu Jantan Dan Betina
Membedakan Jenis Murai Batu Jantan Dan Betina

Nah bila anda satu diantaranya peminat burung murai batu tetapi bingung cara membedakan mana burung murai batu jantan mana burung murai batu yang betina maka anda telah datang ketempat yang pas karena berikut ini bakal kami jelaskan langkah membedakan burung murai batu jantan dan betina.

Ada yang menyebutkan bila murai batu jantan dapat di lihat dari suara kicauannya yang keras dan merdu. Sedang sang murai betina tdk mempunyai suara yang sebagus murai jantan. Tetapi bila anda belum begitu memahami tentang kicauan, anda perlu lihat dari sisi fisik dulu karena lebih mudah.

Cara Membedakan Jenis Kelamin Jantan Dan Betina

Terdapat banyak sekali sesungguhnya cara membedakan jenis kelamin burung murai batu, apabila di lihat dari fisik atau postur. Banyak penghobi dan penangkar senior sudah tahu secaranya mendetail, namun untuk orang pemula yang tidak mengetahui mereka tentu rawan sekali jadi bulan-bulanan banyak penjual murai yang tidak bertanggung jawab

Untuk melihat jenis kelamin murai dewasa sebenarnya sangat mudah, walaupun dari segi fisik antara jantan dan betina hampir sama. Berikut cara membedakan jantan dan betina :

Murai Batu Jantan.

1. Mempunyai Bentuk dan kerangka tubuh yang besar dari betina
2. Mempunyai Bulu Hitam Yang berkilau kehijauan - Bulu di badannya terlihat sangat hitam dan mengkilat, sedangkan di dada lebih ke warna coklat gelap.
3. Mempunyai sisik kaki yang agak kasar - Kakinya panjang tebal dan kokoh.
4. Mempunyai ekor yang lebih panjang dari betina. - ekornya panjang mencolok dan bulunya tebal berlapis.
5. Mempunyai bulu yang seperti berminyak (berkilau) 
6. Supit udang (pubis) jika diraba terasa kaku.
7. Kicauan lebih keras, merdu dan bervariasi.

Membedakan Murai Batu Jantan Dan Betina
Murai Batu Medan - Jantan
Murai Batu Betina.

  • Mempunyai bentuk tubuh yang lebih kecil dari jantan.
  • Mempunyai ekor pendek dari jantan.
  • Mempunyai bulu yang sedikit di bagian punggung dibanding jantan. (Bulu putih yang ada di bagian punggung terlihat kecil dan menyempit.)
  • Mempunyai bulu yang kurang mengkilap/berkilau dibanding jantan. (Warna bulu dada coklat muda.)
  • Mempunyai Warna bulu yang kurang hitam mengkilap namun lebih kepada abu abu.
  • Kakinya pendek dan tipis tulangnya.
  • Supit udang (pubis) jika diraba lunak dan membuka.
  • Suara kicauan kecil dan cenderung monoton.
Membedakan Murai Batu Jantan Dan Betina
Murai Batu Medan - Betina
Sekian info yang bisa kami berikan mengenai beberapa ciri murai batu jantan dan betina terlengkap, mudah-mudahan berguna untuk anda dan terima kasih sudah membaca artikel ini. Lihat juga cara memilih anakan murai batu

Sumber: http://www.muraibatu.xyz/2015/12/membedakan-jenis-murai-batu-jantan-dan.html
April 20, 2017 | 0 comments | Read More

Cara merawat trotol murai batu

Cara merawat trotolan murai batu - Trotol atau sering disebut Terotolan para pecinta burung kicau mania adalah burung yang masih muda, namun perlu perawatan yang intensif supaya ia cepat dewasa. Pada dasarnya burung yang masih muda belum mampu pisah dari induknya jika di alam bebas. Namun pada kasus kebanyakan trotol yang masih muda ini telah di pisahkan dari indukan untuk di rawat oleh pemiliknya.



Sehingga perawatan trotolan oleh pemiliknya kurang baiknya ketimbang indukan asli dari terotolan tersebut, dan beberapa pecinta pecinta kicau mania banyak yang mengeluhkan tentang perawatan yang tidak seimbang/sesuai dengan pola hidup trotol tersebut. Hal semacam ini memang sedikit menyulitkan pemiliknya, karena pola hidup murai batu yang seharusnya sehari-hari di berikan pakan voer, ef dan mandi yang cukup tiba-tiba trotolan ini tidak mau lagi menuruti pemiliknya lagi. Nah, dalam kasus tersebut mari kita bahas di bawah ini:

Apapun yang anda lakukan di waktu trotolan di pisahkan dari induknya sebaiknya jangan pernah memaksa trotolan muraibatu ini untuk merubah pola hidupnya, seperti pakan, ekstra fooding, mandi, dan penjemuran. karena banyak sekali sahabat kicau mania kebingungan "kenapa trotolan murai batu tidak seperi biasanya"

Beberapa kasus yang biasanya terjadi pada trotolan murai batu

  • Tidak mau makan voer lagi
  • Tidak mau di mandikan lagi
  • Tingkah laku tidak biasanya
  • Hanya mau makan ekstra footing (jangkrik, kroto dll)
  • Bulu kusam dan seperti tidak terawat lagi.
  • Tiba-tiba jatuh sakit n tewas.
Kasus di atas tentunya sangat tidak diingankan oleh sahabat kicau mania, dan untuk itu berdasarkan pengalaman inti, website, forum, buku, suhu, dokter dan penalaran luar. Mari kita bahas kasus di atas.

Penanganan Trotolan murai batu

  • Trotolan murai batu tidak mau makan voer lagi
Periksa voer yang ada di dalam kandang, jika voer sudah hampa sebaiknya anda ganti yang baru. Berikan voer basah dan di campuri dengan kroto dan sebaiknya gunakan voer khusus murai batu, jangan membeli voer yang khusus untuk semua burung pemakan jangkrik, karena voer tersebut mengakibatkan panas pada burung mrai batu.

  • Tidak mau di mandikan
Solusinya: Jangan di mandikan selama 2 hari setelah itu coba mandikan trotolan di tempat biasanya ia mandi. Dalam hal ini murai batu masih trotolan sebaiknya di perbanyak penjemurannya. karena penjemuran sangat baik untuk menghilankan trotol pada murai batu.

  • Tingkah laku tidak seperti biasanya
Kemungkinan murai batu trotolan terlalu sering di pegang, Solusinya: Jangan terlalu sering di pegang ataupun di keluarkan dari sangkar. karena trotolan belum mampu beradaptasi di lingkungan manusia dan mungkin saja banyak predator di lingkungan anda (kucing/maling).

  • Hanya mau makan ef
Solusi: rubah pola makan ef sehari-hari. berikan 2 jangkrik di pagi hari dan 5 kroto di siang hari dan 3 jangkrik di sore hari. Jika tidak ada perubahan. Solusi: Berikan multiviamin di setiap ef dan voer

  • Bulu tidak terawat lagi
Sebaiknya tingkatkan penjemuran dan di mandikan setiap pagi dan sore hari. jika perlu malam hari juga di mandikan dengan air anti kutu.

  •  Tiba tiba jatuh sakit
Solusi: Sebaiknya penjemuran jangan terlalu lama kira-kira jam 8-10 pagi. setelah itu tingkatkan eksta footding berikan 5jangkrik di pagi hari 1 sdm kroto di siang hari dan 5 jangkrik di sore hari. jangan lupa di krodong sangarnya di malam hari.

Perawatan trotolan murai batu sehari - hari yang baik adalah

  • Pagi hari di jemur antara jam 8-10 pagi
  • Berikan ekstra fooding yang berkualitas, multivitamin jika perlu
  • Mandikan secukupnya
  • Sore hari di berikan lagi ekstra fooding
  • Malam hari murai batu di krodong
Semua burung butuh sehat, dengan memahami karakter burung yang kita pelihara di waktu usia dini anda akan mengerti dimana waktu kasih sayang pada burung tersebut. Dan anda harus tau, jika memelihara burung di waktu usia muda saat ia keluar dari kandang akan tau dimana majikannya. Semoga bermanfaat. Baca juga Gambar pola ekor murai batu semua jenis

Sumber: http://www.muraibatu.xyz/2016/05/cara-merawat-trotol-murai-batu.html
April 20, 2017 | 0 comments | Read More

Kenali 6 Jenis Burung Murai Batu Lengkap dengan Motif Ekornya

Di poskan oleh Info yasha Pada hari Senin, 17 April 2017 | April 17, 2017

Hobiburung.org – Peminat Burung Murai Batu memang dari dulu tidak pernah sepi peminantya, mulai jenis murai batu ekor hitam sampai murai batu blorok yang saat ini sedang naik daun. bayak para pecinta murai mulai sadar akan berkurangnya jumlah populasi murai batu di hutan yang kini mulai menangkar kan burung murai batu. dari sekian banyak jenis burung murai batu yang masuk kedalam keluarga Muscicapidae ada beberapa jenis yang sangat populer di indonesia mulai dari murai nias, murai aceh / medan, murai borneo dan ada juga murai sabang yang terkenal memiliki ekor yang berwarna hitam dan panjang.
Setiap jenis dari murai batu pada umumnya memiliki karakteristik nya sendiri sendiri, misalnya saja murai kalmantan / borneo yang memiliki ciri khas pada saat berkicau, kemudian ada juga murai batu nias yang terkenal dengan ekornya yang berwarna hitam polos dan ada juga murai sabang yang terkenal memiliki ekor hitam dan panjang yang bahkan menurut informasi yang saya peroleh murai sabang bisa memiliki ekor dengan panjang lebih dari 30 cm sedangkan untuk sabang betina panjang ekornya bisa lebih dari 20 cm.
Akan tetapi saat ini banyak para kicaumanai yang agak ragu dengan KTP dari burung murai muda hutan yang beredar di pasaran. bukan tanpa alasan ya mungkin di karenakan stock murai hutan dari sumatra kian susah di dapatkan. Saat ini banyak pengepul murai yang mendatangkan burung murai batu dari negara tentanga. kalau di lihat sepintas nyaris tidak ada perbedaan yang cukup mencolok antara murai yang berasal dari negeri tetangga dengan murai yang berasal dari sumatra.
walaupun murai batu dari negeri tetangga bisa memiliki panjang ekor yang lebih dari 27cm akan tetapi kebanyakan para kicau mania di indonesia agak ragu dengan mental tempur yang dimilikinya. hal ini di karenakan tujuan utama para pemain murai indonesia adalah mengikutsertakan burung kicaunnya kedalam arena lomba bukan semata-mata di karenakan panjang ekor yang dimilikinya.

Ragam Jenis Murai Batu di Indonesia

Saat ini jenis yang masih mendominasi juara di latberan adalah murai WT (white tail)  / ekor putih yang berasal dari sumatra. Pada tahun 2008 – 2012 murai nias memang kurang di minati oleh para kicaumania. akan tetapi semua berubah ketika adanya burung murai nias yang bernama NATALIA ikut dalam kompetisi sekala nasional burung murai batu. yang awalnya murai nias kurang diminati, akan tetapi saat ini bisa di katakan banyak orang yang mencari murai nias. selain murai nias ada juga ragam jenis murai batu yang cukup banyak peminatnya apa saja itu ? silahkan di simak Kenali 7 Jenis Burung Murai Batu Lengkap dengan Motif Ekornya :

1. Murai Medan / Aceh

Murai medan ya menurut saya pribadi penyebutan murai medan adalah untuk burung murai yang memiliki ekor panjang saja yang berasal dari sumatra (baca lengkap tentang murai medan disini). saat ini saya rasa sudah sangat jarang di temui burung murai liar terutama di daerah medan mengingat banyaknya orang yang memburu burung tersebut. saat ini kebanyakan murai medan bukan berasal dari medan akan tetapi kebanyakan malah di ambil dari daerah sekitarnya misalnya saja pasaman, padang sidempuan bahkan di ambil dari semenanjung malaysia. untuk motif ekor sendiri kebanyakan burung murai medan / aceh memiliki ekor bermotif w / u / v. untuk burung yang menyandang nama murai medan pada umumnya memiliki ekor panjang dan juga body yang relatif lebih besar jika di bandungkan dengan burung murai asal indonesia lainnya (pengecualian untuk murai sabang).
Murai medan aceh
Murai medan aceh

2. Murai Batu Nias

Berbeda dengan murai batu aceh, murai nias atau sering disebut juga dengan blacktail pada umumnya memiliki ekor yang keseluruhan berwarna hitam mulus. dari segi fisik murai nias memiliki ukuran tubuh yang cenderung lebih kecil jika di bandingkan dengan murai medan / aceh. selain itu dada yang dimilikinya memiliki warna merah mirip punya murai lampung. saat ini permintaan pasar untuk burung nias bisa dikatakan cukup tinggi mengingat banyaknya para pengepul murai yang mendatangkan murai batu dari negeri tetangga. Murai black tail sendiri di bedakan menjadi 2 jenis lagi oleh para pedangang yakni nias biasa yang panjang ekornya kurang dari 17cm dan Nias Raja yang panjangnya berkisar 17 – 20cm.
Murai Nias
Murai Nias

3. Murai Balak Sabang

Mungkin bagi anda murai balak sabang masih terdengar agak asing. tapi perlu anda tau murai balak sabang merupakan salah satu murai asli indonesia yang memiliki ekor panjang berwarna hitam.berbeda dengan murai balak yang panjang ekornya kurang lebih di bawah 20 cm. Panjang ekor murai balak sabang bahakan bisa mencapai 28cm lebih dan bisa di katakan juga untuk saat ini merupakan salah satu burung murai yang memiliki harga jual paling tinggi. untuk indukan jantan saja harganya bisa lebih dari 20 juta. sedangkan untuk betinanya juga bisa lebih dari 15 juta. untuk anakan yang masih trotol ada teman saya yang kebetulan habis membeli trotol murai sabang usia 1,5 bulan dengan harga kisaran 4,8 juta coba bandingkan dengan trotol murai jenis lain ? cukup jauh bukan perbedaannya ?
Jenis Murai Sabang
Jenis Murai Sabang (sumber : balakdigdaya.blogspot.co.id)

4. Murai Kalimantan / Borneo

untuk jenis burung murai batu kalimantan ini juga sering dengan murai plendungan di karenakan gaya khasya ketika berkicau dengan mengembungkan bulu dadanya, selain itu murai borneo juga memiliki motif ekor yang berbeda dengan murai batu asal aceh yakni murai borneo pada umumnya memiliki 4 pasang ekor berwarna putih polos. untuk harga jualnya sendiri murai borneo / kalimantan pada umumnya memiliki harga pasaran sekitar Rp 1.500.000 untuk burung yang sudah gacor.
Ciri Khusus Murai Batu Kalimantan yang Perlu Anda Ketahui
Ciri Khusus Murai Batu Kalimantan yang Perlu Anda Ketahui

5. Murai Jawa

Murai batu asal jawa ini memang cukup sulit di temui di habitat aslinya bahkan di pasar pun burung larwo juga agak susah di temui. salah satu ciri khusus murai asal pulau jawa ini adalah gayanya yang khas ketika sedang berkicau. pada umumnya ketika berkicau murai jawa akan mengembungkan bulu-bulu di sekitar kepalanya. secara fisik murai jawa memiliki ukuran tubuh yang tidak terlalu besar (Seputar murai larwo lengkap : baca disini)
Ekor Murai Jawa
Ekor Murai Jawa

6. Murai balak 4 / 6 / 8

hampir mirip dengan murai sabang. murai balak pada umumnya juga memiliki notah putih di ujung ekornya akan tetapi pada umumnya murai balak ekornya tidak lebih dari 20 cm. dan biasanya mura balak merupakan hasil kawin silang antara murai medan / aceh dengan murai nias yang memiliki ekor warna hitam. untuk lebih jelasnya anda bisa melihat gambar di bawah ini :
Murai Balak 4 6 8
Murai Balak 4 6 8
mengidentifikasi asal murai batu berdasarkan ekronya memang cukup ampuh terlebih lagi kalau burung murai tersebut memiliki motif ekor yang jelas. seperti halnya murai nias yang memiliki ekor hitam ataupun murai borneo yang memiliki 4 pasang ekor berwarna putih polos. tapi terlepas dari motif ekor yang dimilikinya kembali lagi ke alasan utama memlihara burung kicauan adalah untuk memperdengarkan suara kicaunnya. dan panjang ekor menjadi nilai tambah ketika akan membeli burung kicauan.
Source : 
pola ekor murai batu, jenis murai batu, murai batu ekor panjang, murai bordan, ciri murai medan, harga murai sabang, murai balak sabang, gambar murai batu, murai kalimantan
April 17, 2017 | 0 comments | Read More

Indahnya Murai Balak Sabang

Kota Sabang terletak di ujung barat Indonesia, tepatnya di pulau Weh. Wilayah itu luas 156,3 kilometer persegi dengan puncak tertinggi 617 meter di atas permukaan air laut. Karena terletak di Pulau Weh banyak orang yang menyebut Pulau Weh sebagai Pulau Sabang. Pulau Weh sendiri merupakan pulau utama dan terbesar yang terpisahkan dari daratan Aceh oleh Selat Benggala. Sabang terdiri dari lima pulau besar dan kecil, yakni Pulau Weh sebagai pulau terbesar, Pulau Rubiah, Pulau Klah, Pulau Seulako, dan Pulau Rondo. Jumlah penduduknya sekitar 26.000 jiwa. Sabang terbagi ke dalam dua kecamatan dan 72 desa.

Topografinya meliputi dataran rendah, tanah bergelombang, berbukit dan bergunung, serta batu-batuan di sepanjang pantai. Selain keindahan alamnya, Sabang memang terkenal dengan satwanya yang mendunia yakni burung murai batu. Ya, muai batu Sabang sangat indah eksotik. Katuranggan yang bagus, bodi yang proporsional dan suara yang menggelegar ditambah keanggunan ketika bernyanyi. Tak ayal, murai balak sabang banyak diburu oleh penghobi burung di Indonesia. Harganya pun mencapai puluhan juta dan sudah sangat langkah.

Saya pernah menawar harga bakalan muda hutan, mencapai Rp 10 juta dengan panjang ekor 20 cm. Memang mahal, karena sulit mencarinya dan menjadi buruan kolektor. Katuranggan murai batu sabang memang komplit. Postur besar, daun ekor lebar dengan kepala yang papak. Kakinya pun terlihat kokoh dengan leher jenjang. Yang paling gampang dikenali dari murai batu sabang adalah pola ekornya yang eksotik. Kenapa saya menyebutnya eksotik? Karena memang paduan warna putih dan merahnya memiliki nilai keindahan. Murai batu sabang original memang kebanyakan adalah balak enam dengan pola ekor putih menempel seperti titik air. Ada yang seperti lambang cinta dan kuku manusia. Semakin keujung, titik itu semakin mengecil. Sedangkan, untuk gaya tarungnya cenderung ngetem dan berdiri pada dua kakinya jarang mau berpindah.Terkadang, karena saking ngototnya sampai hormat dengan para juri ketika bertarung dengan volume Kristal bening yang ada tonjolan dan besetan.
April 17, 2017 | 3 comments | Read More

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *